Sabtu, 03 Mei 2014

PACARAN

      Apa banyak manfaatnya atau mudhorotnya (tidak baiknya)..!! Mari kita cek, pacaran kita itu mengandung dosa yg amat besar atau tidak dosa..!! 

Banyak kemungkinan pacaran itu dosa, karena apaa..?

1. Pacaran yang akan menimbulkan nafsu jahat.
2. Nafsu jahat yang akan menimbulkan akan kemaksiatan.
3. Maksiat akan memberi dosa.
4. Dosa akan membawa kita ke neraka.

       Jadi pacaran akan menimbulkan nafsu dan membawa kita masuk kedalam neraka. Sehingga pacaran tersebut dilarang oleh agama, orang tua, guru dll..
       Tapi seiring berjalannya waktu maka ada yang dinamakan dengan pacaran jarak jauh (LDR) arti LDR bisa di cari di Mbah Google, lah trus bagaimana yg pacaran dengan LDR..? Berikut penjelasannya:

       "Pacaran jarak jauh itu boleh saja dilakukan, sebab kita jarang bermaksiat dikarenakan tempat yang memisahkan antara kedua pihak dan jarang ketemu.
       Tapi ingat pacaran jarak jauh lebih berbahaya karena diwaktu kita bertemu pacar bisa menimbulkan maksiat yang besar, dikarenakan rasa kangen/rindu pada saat LDR.
       Saran saya jika LDR itu lebih baik bertemunya dengan orang tua, saat kita sudah waktunya untuk nikah, dan dilanjutkan dengan lamaran, kemudian nikah.
       Ingat juga LDR atau yang sering di sebut pacaran jarak jauh harus dijaga komunikasinya, karena jika kurang komunikasi biasanya salah satu dari pihak laki-laki atau dari pihak perempuan atau bahkan dua-duanya akan selingkuh. Maka di perlukan komunikasi yang utama, ntah itu komunikasi lewat pesan maupun suara. dan keduanya saling menjaga hatinya agar cintanya tetap utuh."

       Kata-kata PACARAN, coba saudara cermati makna PACAR yaitu "dua perasa'an yang di satukan menjadi cinta". PACARAN juga diartikan sebagai "cinta-cinta'an" atau "sayang-sayangan" berarti PACARAN = mencurahkan rasa suka kita. Jika hanya kata PACAR maka artinya "CINTA/SAYANG". 
       Mendingan kita ganti yg namanya PACARAN degan kata TA'ARUFAN karena arti dari TA'ARUFAN yaitu berkenalan/saling kenalan/dekat karena ingin kenal dengan lawan jenis tapi didalamnya ada syarat-syaratnya dan salah satunya "Tidak boleh memegang orang yang akan kenalan karena bukan muhrim." (Muhrim=saudara kandung)

       Makanya banyak orang tua, guru, dll mereka melarang kita untuk PACARAN (bukan LDR) jika LDR gk masalah, tp ingat jika ketemuan harus di temani teman kita/saudara kita agr tidak maksiat.

"Semoga ilmu tentang PACARAN bermanfaat untuk kita semua, saudara maupun teman² kita dan juga anak cucu kita" 
Jika ada salah kata atau menyinggung, saya mohon maaf sebesar²nya..
Jika ada kurang kata maka tabahlah jika ada lebih kata maka simpanlah.. 
Wassalamu'alaikum. Wr. Wb.